Siklus Tumbuhan Paku

Tumbuhan lumut adalah tumbuhan yang hidup didarat dengan ukuran kurang dari 50 cm, berwarna hijau seperti rumput. Lumut banyak ditemukan di batu-batuan, di p...Metagenesis tumbuhan paku - Metagenesis adalah pergiliran daur hidup antara generasi yang berkembang biak secara seksual dan generasi lain yang berkembang biak dengan cara aseksual. Namun umumnya pada dua generasi ini memiliki morfologi yang berbeda satu sama lainnya. Pada artikel sebelumnya penulis sudah menjelaskan mengenai proses metagenesis tumbuhan lumut dan juga siklus hidup tumbuhanMetagenesis pada siklus hidup tumbuhan paku homospora sebagai berikut: 1. Spora haploid (n) bila jatuh di tempat yang sesuai akan berkecambah dan sel-selnya akan membelah secara mitosis serta tumbuh menjadi protalium (gametofit) yang haploid. Protalium akan membentu k anteridum dan arkegonium yang haploid.Spora tumbuhan paku dibentuk dalam kotak spora yang umumnya terletak di bawah permukaan daun, di tepi daun, atau di ujung batang. Selengkapnya dapat dibaca pada Siklus Hidup Paku. Klasifikasi tumbuhan paku Berdasarkan morfologi atau bentuk tubuhnya, tumbuhan paku dapat dikelompokkan menjadi 4 yaitu sebagai berikut. Psilophyta (paku purba)Siklus hidup tumbuhan lumut (Bryophyta)- Dunia tumbuhan mudah dikenali, karena tampak sehari-hari. Warna-warni daun dan bunga menampilkan rona dan pemadangan yang menarik bagi kita. Tumbuhan merupkan kelompok makhluk hidup yang mampu membuat makannanya sendiri, karena memiliki zat hijau daun (klorofil) yang sudah tersusun dalam organel khusus yaitu kloroplas.

Pengertian, Ciri dan Contoh Metagenesis Tumbuhan Paku

Pada sebagian jenis tumbuhan paku tidak tampak karena terdapat di dalam tanah berupa rimbang, mungkin menjalar atau sedikit tegak. Jika muncul di atas permukaan tanah, batangnya sangat pendek sekitar 0,5 m. akan tetapi ada batang beberapa jenis tumbuhan paku seperti paku pohon /paku tiang yang panjangnya mencapai 5 m dan kadang - kadang bercabang misalnya: Alsophilla dan Cyathea.Daur hidup tumbuhan paku mengenal pergiliran keturunan, yang terdiri dari dua fase utama: gametofit dan sporofit.Tumbuhan paku yang mudah kita lihat merupakan bentuk fase sporofit karena menghasilkan spora.Bentuk generasi fase gametofit dinamakan protalus (prothallus) atau protalium (prothallium), yang berwujud tumbuhan kecil berupa lembaran berwarna hijau, mirip lumut hati, tidak berakarPengertian Tumbuhan Paku. Pengertian tumbuhan paku adalah sekelompok tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati (Tracheophyta), meskipun tumbuhan ini tidak pernah menghasilkan biji untuk berkembang biak. Tumbuhan paku disebut juga sebagai paku-pakuan atau pakis-pakisan. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal sebagai 'fern'.Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba membandingkan siklus hidup atau metagenesis antara tumbuhan lumut dan tumbuhan paku. Jika dikaji berdasarkan poin-poin tertentu, maka terdapat beberapa persamaan dan perbedaan antara tumbuhan lumut dan tumbuhan paku.

Pengertian, Ciri dan Contoh Metagenesis Tumbuhan Paku

Reproduksi tumbuhan paku (Pteridophyta) | Biologi | Hisham.id

Seperti apa siklus atau daur hidup yang terjadi pada tumbuhan lumut? Di berbagai tempat dapat kita jumpai tumbuhan lumut. Umumnya, tumbuhan lumut menyukai tempat yang lembab. Namun, meskipun begitu lumut juga dapat hidup di daerah sungai, gurun, dan lumpur. Sering juga ditemukan menempel pada pepohonan, bebatuan, dan pada lantai dasar hutan.Siklus Hidup Tumbuhan Paku Dan Lumut.Zigot yang tumbuh dan berkembang akan memulai tahap sporofit baru. Tumbuhan paku mempunyai ukuran yang bervariasi dari yang tinggi sekitar dua cm misalnya pada tumbuhan paku yang hidup mengapung di permukaan air sampai dengan tumbuhan paku di darat yang bisa mencapai tinggi lima meter contohnya paku tiang Sphaeropteris.Bentuk tumbuhan paku yang hidup saat ini bervariasi, ada yang berbentuk lembaran, perdu atau pohon, dan seperti tanduk rusa. Tumbuhan paku terdiri dari dua generasi, yaitu generasi saprofit dan generasi gametofit. Generasi sporofit dan generasi gametofit ini tumbuh bergantian dalam siklus hidup tumbuhan paku.Tumbuhan gymnospermae merupakan tumbuhan yang paling mendominasi dibanding tanaman siklus hidup tumbuhan angiospermae atau tumbuhan dengan biji tertutup. Oleh karena itu tumbuhan gymnospermae dan angiospermae termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang dapat digolongkan ke dalam tumbuhan spermatophytae atau tumbuhan berbiji.Metagenesis Tumbuhan Paku dan Lumut| Hai teman-teman, kali ini kita akan membahas seputar Biologi. Pernahkah anda mendengar metagenesis ?.. pastinya pernah dan sudah tahu. Jika sudah tahu kali ini kita akan membahas tentang proses dan mekanisme pada Metagenesis tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan lumut (bryophyta). Pembahan ini pernah kita pelajari sebelumnya mungkin dikelas 3 SMP […]

Google Translate Jepang Hiragana Perlawanan Rakyat Indonesia Terhadap Jepang Daerah Penghasil Gerabah Gerak Dasar Gaya Punggung Merupakan Gerak Yang Efisien Dalam Potongan Rambut Pria Korea Makna Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh Pemain Dari Jendela Smp Sctv Santi Jual Beli Ayam Bangkok Kediri Hello Again Sub Indo Pianika Mengheningkan Cipta Foxit Reader Kuyhaa

Reproduksi Tumbuhan Paku dan Lumut

Bismillahirrahmaaniirahiim

Pernah tidak kalian melihat tumbuhan paku dan lumut di pekarangan rumah kalian?. Tumbuhan paku dalam biologi dikenal dengan. pteridophyta sedangkan lumut disebut dengan bryophyta. Kedua tumbuhan ini biasa hidup di daerah-daerah lembab.

Apabila kedua tumbuhan ini dibiarkan, maka mereka akan bertambah banyak karena mereka memiliki kemampuan berkembang biak atau bereproduksi. Kemampuan reproduksi tumbuhan ini berlangsung secara seksual dan aseksual.

Pada postingan kali ini akan dibahas proses reproduksi tumbuhan paku dan lumut.

Baca juga : Memahami Reproduksi pada Tumbuhan Berbiji - IPA MTs

Reproduksi Tumbuhan Paku 

Tumbuhan paku dalam bahasa biologinya disebut dengan pteridophyta.Tumbuhan paku sudah memiliki struktur tumbuhan yang jelas. Struktur tumbuhan paku dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Struktur Organ Tumbuhan Paku

Reproduksi atau perkembangbiakan tumbuhan paku terjadi melalui proses seksual dan aseksual. Pergiliran atau siklus hidup tumbuhan paku terjadi melalui proses metagenesis.

Metagenesis merupakan perkembangbiakan yang terjadi melalui tahap sporofit dan gametofit. Tahap sporofit adalah tahap pengeluaran spora melalui sporangium kemudian spora tersebut akan berkembang menjadi tumbuhan muda kemudian akan mengeluarkan sel sperma dan sel telur lalu terjadi perkawinan sehingga menghasilkan tumbuhan paku baru. Tahap ini dinamakan tahap gametofit.

Proses metagenesis pada tumbuhan paku dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Proses Daur Hidup Tumbuhan Paku

Jika kadar air pada sporangium (kotak spora) berkurang, sporangium akan robek dan mengeluarkan spora yang ada di dalamnya kemudian spora akan tersebar dan akan tumbuh menjadi protalium jika lingkungannya sesuai untuk tumbuh. Tahap ini dinamakan tahap sporofit.

Protalium akan tumbuh dan berkembang kemudian menghasilkan anteridium dan arkegonium. Anteridium akan menghasilkan sel sperma berflagel (berekor) dan arkegonium akan menghasilkan sel ovum (sel telur). Kedua sel gamet ini bersifat haploid (n) dan diperoleh melalui proses pembelahan sel mitosis dan meiosis. Sel sperma akan bergerak menuju sel ovum kemudian membuahi sel ovum. Proses pembuahan ini dinamakan fertilisasi.

Setelah terjadi fertilisasi, maka akan terbentuk zigot. Tahap ini dinamakan tahap gametofit dimana dihasilkan dua gamet atau sel kelamin jantan (sel sperma) dan betina (sel ovum). Zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan paku baru lalu akan membentuk sporangium dan mengeluarkan spora, lantas akan tumbuh menjadi protalium. Proses itu dinamakan siklus hidup atau pergiliran keturunan. Siklus hidup tumbuhan paku disebut dengan metagenesis.

Baca juga : Memahami Pengertian dan Jenis Penyerbukan pada Tumbuhan - IPA MTs

Reproduksi aseksual pada tumbuhan paku dilakukan dengan rhizoma. Rhizoma adalah batang yang tumbuh di dalam tanah. Rhizoma dapat tumbuh ke segala arah dan membentuk koloni tumbuhan paku yang baru. 

Reproduksi Tumbuhan Lumut 

Tumbuhan lumut dalam biologi dikenal dengan nama bryophyta. Tumbuhan hidup di daerah lembab seperti tembol rumah, bebatuan sungai dan tempat lembab lainnya. 

Sturktur tumbuhan lumut belum dapat dibedakan antara akar, batang dan daunnya, sehingga disebut juga tumbuhan tingkat rendah. Adapun struktur tubuh tumbuhan lumut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Struktur Organ Tumbuhan Lumut

Tumbuhan lumut, seperti tumbuhan paku, merupakan tumbuhan yang memiliki spora serta berkembang biak dengan cara vegetatif (aseksual) dan generative (seksual). Reproduksi aseksual tumbuhan lumut melalui kuncup atau gemmae dan melakukan fragmentasi. Fragmentasi terjadi ketika tumbuhan lumut melepaskan sebagian tubuhnya untuk menjadi individu baru. 

Tumbuhan lumut mengalami pergiliran dalam reproduksi atau perkembangbiakan yang disebut metagenensis. Metagenensis tersebut melalui tahap sporofit dan gametofit. Metagenensis tumbuhan lumut dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Proses Metagenesis Tumbuhan Lumut

Berdasarkan gambar di atas, spora yang berasal dari sporangium akan keluar kemudian tumbuh menjadi protonema atau tumbuhan lumut muda. Tahap ini dinamakan sporofit karena perkembangbiakannya melalui spora.

Protonema akan tumbuh dan berkembang menjadi anteridium yang akan mengeluarkan sel sperma dan arkegonium yang akan mengeluarkan sel telur. Sel sperma dan sel telur akan bertemu dan terjadi pembuahan atau fertilisasi kemudian tumbuh dan berkembang menjadi zigot lalu tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan lumut. Proses ini dinamakan gamtofit karena melibatkan sel gamet dalam perkembangbiakannya. 

Hikmah 

Lumut merupakan kelompok tumbuhan yang masih sederhana, lumut belum memiliki akar, batang, dan daun yang sejati. Secara umum lumut dikelompokkan menjadi tiga, yaitu lumut hati, lumut tanduk, dan lumut daun.

Meskipun tumbuhan lumut memperlukan kondisi yang lembab untuk tumbuh dan bereproduksi, banyak jenis lumut yang dapat bertahan dalam kondisi yang kering dalam kurun waktu yang cukup lama. Mereka dapat tumbuh pada tanah yang tipis dan pada tanah di tempat tumbuhan lain tidak dapat tumbuh. Spora dari lumut akan dibawa oleh angin. Spora akan tumbuh menjadi tumbuhan baru jika ada air dan beberapa komponen pendukung lain. 

Sering kali lumut merupakan tumbuhan yang pertama kali tumbuh pada lingkungan yang sudah rusak misalnya akibat aliran lava atau akibat kebakaran hutan. Oleh karena itu, lumut juga disebut organisme pioner atau tumbuhan perintis. Sebagai tumbuhan pioner, lumut akan tumbuh dan mati membentuk nutrisi tanah. Proses ini bersamaan dengan pelapukan bebatuan akibat panas , angina dan zat kimia lain seperti zat asam atau oksigen (pelapukan kimia) yang akhirnya membentuk tanah, sehingga pada akhirnya tumbuhan lain dapat tumbuh pada daerah tersebut. Beberapa lumut juga dapat membantu menyimpan nitrogen dalam tanah dan menyimpan air. Beberapa juga dapat digunakan sebagai obat hepatitis, seperti kelompok lumut hati Marchantia polymorpha. Beberapa kelompok dari lumut daun seperti Sphagnum yang sudah lapuk dapat digunakan sebagai bahan bakar seperti batu bara.

Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil hikmah bahwa Allah menciptakan lumut yang termasuk tumbuhan tingkat rendah, tetapi memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan seperti pertanda kehidupan disuatu daerah, menyimpan nitrogen yang berguna untuk kesuburan tanah, menyimpan air, menyediakan oksigen bagi mahluk lainnya, menjadi obat dan bahan bakar.

Oleh karena itu, kita hendaknya banyak bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya dan tidak menyepelekan sesuatu yang kecil serta tidak merendahkan orang-orang yang status, kedudukan maupun pekerjaannya di bawah kita, karena mereka juga memiliki fungsi dan manfaat bagi kehidupan bahkan bagi kita juga. 

Penutup 

Demikian postingan tentang Reproduksi Tumbuhan Paku dan Lumut, mudah-mudahan dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang reproduksi tumbuhan serta bisa menjadi referensi juga menjadikan kita menjadi hamba yang banyak bersyukur kepada Allah SWT.

Baca juga: Pengertian dan Klasifikasi Penyerbukan

Bagikan artikel :

Daur Hidup Tumbuhan Paku | Idschool

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Hidup, Tumbuhan, Idschool

Carta Siklus Hidup Paku - Toko Alat Peraga

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Carta, Siklus, Hidup, Peraga

Daur Hidup Tumbuhan Paku | Idschool

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Hidup, Tumbuhan, Idschool

Siklus Hidup Tumbuhan Paku Pteridophyta

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Siklus, Hidup, Tumbuhan, Pteridophyta

Siklus Hidup Tumbuhan Paku

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Siklus, Hidup, Tumbuhan

Jual Peraga Biologi Carta / Gambar Dinding, Siklus Hidup Tumbuhan Paku & Lumut Dari Penerbit AFLAH Original Murah | SIPLah Eureka Bookhousess

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Peraga, Biologi, Carta, Gambar, Dinding,, Siklus, Hidup, Tumbuhan, Lumut, Penerbit, AFLAH, Original, Murah, SIPLah, Eureka, Bookhousess

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku Atau Pteridophyta

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Jenis-Jenis, Tumbuhan, Pteridophyta

Noministnow: Daur Hidup Tumbuhan Paku Heterospora

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Noministnow:, Hidup, Tumbuhan, Heterospora

Metagenesis Paku Gambar Tumbuhannya (Page 1) - Line.17QQ.com

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Metagenesis, Gambar, Tumbuhannya, (Page, Line.17QQ.com

Perbedaan Daur Hidup Tumbuhan Lumut Dan Tumbuhan Paku | Idschool

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Perbedaan, Hidup, Tumbuhan, Lumut, Idschool

Siklus Hidup Tumbuhan Paku Heterospora - Brainly.co.id

Siklus Tumbuhan Paku : siklus, tumbuhan, Siklus, Hidup, Tumbuhan, Heterospora, Brainly.co.id