Perkembangan Agama Hindu Di India

Agama Buddha lahir di negara India, lebih tepatnya lagi di wilayah Nepal sekarang, sebagai reaksi terhadap agama Brahmanisme. Sejarah agama Buddha mulai dari abad ke-6 SM sampai sekarang dari lahirnya Buddha Siddharta Gautama. Dengan ini, ini adalah salah satu agama tertua yang masih dianut di dunia.A. Lahirnya Agama dan Kebudayaan Hindu (Hinduisme) Perkembangan kebudayaan Hindu tidak dapat lepas dari peradaban Lembah Sungai Indus, di India. Pada tahun 1500 SM Agama dan Kebudayaan Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan Bangsa Arya ke kota Mohenjodaro dan Harappa melalui celah Kaiber. Kedatangan bangsa Arya ini mendesak Bangsa Dravida dan Bangsa Munda yang merupakan suku asli yang telahJadi Hindu Bali dan Hindu India adalah agama yang berbeda. Hindu di India mengambil filsafat asli dari Weda dengan tradisi asli masyarakat India sedang Hindu di Bali adalah perpaduan antara filsafat Weda dan Buddha dengan upacara dan kultur khas nusantara. 308. 3. 21. Pertanyaan Terkait.Sejarah Perkembangan Agama Hindu Di India. Agama merupakan aliran yang dianut oleh para umat manusia tentang kepercayaan akan adanya Tuhan. Di dunia banyak sekali ada aliran aliran yang berkembang di masyarakat. Ada yang percaya dengan adanya Tuhan, ada pula yang tidak. Akan tetapi, suatu aliran yang mengajarkan umatnya untuk tidak percaya dengan Tuhan, apalagi mengajarkan hal hal yangPerkembangan Hindu budha di India - Kejayan Hindu-Budha mulai muncul semasa Dinasti Maurya berkuasa di India. Sebelumnya, sejumlah pusat peradaban Hindu telah berkembang menjadi kerajaan-kerajaan kecil. Di antara kerajaan-kerajaan itu, Magadha tampil sebagai kerajaan terkemuka.

Konsep hinduisme.pptx - KONSEP HINDUISME Nama Penyusun I

PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA Untuk mendapatkan gambaran tentang Agama Hindu, maka sebagai umat Hindu setidaknya harus mengetahui bagaimana Agama Hindu itu diwahyukan oleh Ida Sang Hyang Widhi kepada umat Hindu. Banyak orang mengatakan bahwa Agama Hindu adalah Agama Budaya, akan tetapi sejarah menyatakan bahwa Agama Hindu adalah Agama Wahyu.perkembangan agama hindu di india pada zaman upanisad Kehidupan beragama Hindu pada zaman Upanisad, bersumber pada ajaran-ajaran kitab Upanisad yang tergolong sruti dijelaskan secara pilisofis. Konsep keyakinan terhadap panca sradha dijadikan titik tolak pembahasan oleh para Rsi dan para arif bijaksana.Agama Buddha adalah sebuah agama dunia, yang lahir di dan sekitar Kerajaan Magadha kuno (sekarang di Bihar, India), dan berdasarkan pada ajaran-ajaran Siddhartha Gautama yang dianggap seorang "Buddha" ("Yang Tercerahkan").Agama Buddha menyebar ke luar dari Magadha sejak masa kehidupan Buddha. Pada masa pemerintahan Kaisar Asoka dari Maurya Buddhis, komunitas Buddhis terbagi menjadi dua cabangPerkembangan agama Hindu di India, pada hakekatnya dapat dibagi menjadi 4 fase, yakni Jaman Weda, Jaman Brahmana, Jaman Upanisad dan Jaman Budha. Dari peninggalan benda-benda purbakala di Mohenjodaro dan Harappa, menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di India pada jamam dahulu telah mempunyai peradaban yang tinggi. Salah satu peninggalan yang menarik, ialah sebuah patung yang menunjukkan

Konsep hinduisme.pptx - KONSEP HINDUISME Nama Penyusun I

Apa perbedaan antara Hindu Bali dan Hindu India? - Quora

Perkembangan agama Hindu di India, pada hakekatnya dapat dibagi menjadi 4 fase, yakni Jaman Weda, Jaman Brahmana, Jaman Upanisad dan Jaman Budha. Dari peninggalan benda-benda purbakala di Mohenjodaro dan Harappa, menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggal di India pada jamam dahulu telah mempunyai peradaban yang tinggi.Munculnya agama Hindu di India. Agama Hindu muncul di India antara tahun 3102 Sebelum Masehi hingga 1300 Sebelum Masehi (ada juga sumber lain sekitar tahun 1500 Sebelum Masehi). Agama ini adalah agama tertua di sejarah dunia. Agama tersebut timbul berbarengan dengan masuknya bangsa Arya.Kerajaan Hindu Budha di Indonesia bermula dari perdagangan dan penyebaran agama. Agama Hindu dan Budha merupakan agama yang pertama kali masuk ke Indonesia dimana sebelumnya masyarakat Indonesia masih mengenal animisme.. Ajaran agama Hindu sendiri pertama kali dibawa oleh musafir dari India bernama Maha Rezi Agastya pada awal penanggalan masehi.Asal usul Lahirnya Agama Hindu di Dunia. Asal usul agama hindu dimulai dari masuknya bangsa arya ke india sejak tahun 1500 SM. Dari masuknya agama arya ke Indonesia membawa perubahan besar dalam tata kehidupan masyarakat di india.perubahan terjadi karena bangsa arya mengadakan integrasi kebudayaan dengan bangsa Dravida sehingga dari situperkembangan agama dan kebudayaan hindu-budha kebudayaan dan agama hindu-budha pertama kali muncul di sekitar lembah sungai indus (shindu)india. wilayah inilah merupakan awal perkembangan peradaban budaya hindu-buddha.agama hindu yang ada di india ini mengenal sistem kasta.

Google Translate Jepang Hiragana ???? ???? ????? ????? ??????? Smoothing Rambut Pria Puasa Dzulhijjah Tahun 2020 Ff Flying Nc Chapter Tays Bakers Bilangan Notasi Ilmiah Induk Ayam Hilang Lagi Jalur Mandiri Undip 2020 Kit Persib 2020 Panjang Lembing Untuk Putri

LAHIR DAN BERKEMBANGNYA HINDU BUDHA DI INDIA

PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA MUNCULNYA AGAMA HINDUPerkembangan agama Hindu-Budha tidak dapat lepas dari peradaban lembah Sungai Indus, di India. Di Indialah mulai tumbuh dan berkembang agama dan budaya Hindu dan Budha. Dari tempat tersebut mulai menyebarkan agama Hindu-Budha ke tempat lain di dunia. Agama Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Aria (cirinya kulit putih, badan tinggi, hidung mancung) ke Mohenjodaro dan Harappa melalui celah Kaiber (Kaiber Pass) pada 2000-1500 SM dan mendesak bangsa Dravida (berhidung pesek, kulit gelap) dan bangsa Munda sebagai suku bangsa asli yang telah mendiami daerah tersebut. Bangsa Dravida disebut juga Anasah yang berarti berhidung pesek dan Dasa yang berarti raksasa. Bangsa Aria sendiri termasuk dalam ras Indo Jerman. Awalnya bangsa Aria bermatapencaharian sebagai peternak kemudian setelah menetap mereka hidup bercocok tanam. Bangsa Aria merasa ras mereka yang tertinggi sehingga tidak mau bercampur dengan bangsa Dravida. Sehingga bangsa Dravida menyingkir ke selatan Pegunungan Vindhya.Orang Aria mempunyai kepercayaan untuk memuja banyak Dewa (Polytheisme), dan kepercayaan bangsa Aria tersebut berbaur dengan kepercayaan asli bangsa Dravida. Oleh karena itu, Agama Hindu yang berkembang sebenarnya merupakan sinkretisme (percampuran) antara kebudayaan dan kepercayaan bangsa Aria dan bangsa Dravida. Selain itu, istilah Hindu diperoleh dari nama daerah asal penyebaran agama Hindu yaitu di Lembah Sungai Indus/ Sungai Shindu/ Hindustan sehingga disebut agama dan kebudayaan Hindu. Terjadi perpaduan antara budaya Arya dan Dravida yang disebut Kebudayaan Hindu (Hinduisme). Daerah perkembangan pertamanya terdapat di lembah Sungai Gangga, yang disebut Aryavarta (Negeri bangsa Arya) dan Hindustan (tanah milik bangsa Hindu).DEWA,KITAB SUCI dan SISTEM KASTADalam ajaran agama Hindu dikenal 3 dewa utama, yaitu:Brahma sebagai dewa pencipta segala sesuatu.Wisnu sebagai dewa pemelihara alam.Siwa sebagai dewa perusak.Ketiga dewa tersebut dikenal dengan sebutan Tri Murti.Kitab suci agama Hindu disebut Weda (Veda) artinya pengetahuan tentang agama. Pemujaan terhadap para dewa-dewa dipimpin oleh golongan pendeta/Brahmana. Ajaran ritual yang dijadikan pedoman untuk melaksanakan upacara keagamaan yang ditulis oleh para Brahmana disebut kitab Veda/Weda yang terdiri dari 4 bagian, yaitu:• Reg Veda, berisi tentang ajaran-ajaran Hindu, merupakan kitab tertua (1500-900 SM) kira-kira muncul saat bangsa Aria ada di Punjab.• Yajur Veda, berisi doa-doa yang dibacakan waktu diselenggarakan upacara agama, lahir saat bangsa Aria menguasai daerah Gangga Tengah.• Sama Veda, berisi nyanyian puji-pujian yang wajib dinyanyikan saat diselenggarakan upacara agama.• Atharwa Veda, berisi kumpulan mantera-mantera gaib, doa-doa untuk menyembuhkan penyakit. Doa/mantra muncul saat bangsa Arya menguasai Gangga Hilir.Hindu mengenal pembagian masyarakat atas kasta-kasta tertentu, yaitu Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra. Pembagian tersebut didasarkan pada tugas/ pekerjaan mereka.• Brahmana bertugas mengurus soal kehidupan keagamaan, terdiri dari para pendeta.• Ksatria berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk pertahanan Negara, terdiri dari raja dan keluarganya, para bangsawan, dan prajurit.• Waisya bertugas berdagang, bertani, dan berternak, terdiri dari para pedagang.• Sudra bertugas sebagai petani/ peternak, para pekerja/ buruh/budak, merupakan para pekerja kasar.Di luar kasta tersebut terdapat kasta Paria terdiri dari pengemis dan gelandangan. Perkawinan antar kasta dilarang dan jika terjadi dikeluarkan dari kasta dan masuk dalam golongan kaum Paria seperti bangsa Dravida. Paria disebut juga Hariyan dan merupakan mayoritas penduduk India.Pembagian kasta muncul sebagai upaya pemurnian terhadap keturunan bangsa Aria sehingga dilakukan pelapisan yang bersumber pada ajaran agama. Pelapisan tersebut dikenal dengan Caturwangsa/Caturwarna, yang berarti empat keturunan/ empat kasta. Pembagian kasta tersebut didasarkan pada keturunan.KEMUNDURAN AGAMA HINDUPada abad ke 6 SM agama Hindu mengalami kemunduran disebabkan oleh faktor-faktor, yaitu:1. Kaum Brahmana yang memonopoli upacara keagamaan membuat sebagai dari mereka bertindak sewenang-wenang. Contoh: rakyat dibebankan untuk memberikan korban yang telah ditetapkan.2. Sistem kasta membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahirannya. Golongan Brahmana merasa berada pada kasta tertinggi dan paling berkuasa terutama untuk mempelajari kitab-kitab suci agama Hindu lainnya. Sehingga hal ini menimbulkan rasa anti agama.3. Timbul golongan yang berusaha mencari jalan sendiri untuk mencapai hidup abadi yang sejati. Golongan tersebut disebut golongan Buddha yang dihimpun oleh Sidharta.PERKEMBANGAN AGAMA BUDHA DI INDIA MASUKNYA AGAMA BUDHA DI INDIA Agama Budha tumbuh di India tepatnya bagian Timur Laut. Agama Budha muncul sebagai reaksi terhadap domonisi golongan Brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India. Selain itu adanya larangan bagi orang awam untuk mempelajari kitab suci. Bahkan sebelumnya kaum ksatria dan raja harus tunduk kepada Brahmana. Sidharta memandang bahwa sistem kasta dapat memecah belah masyarakat bahkan sistem kasta dianggap membedakan derajat dan martabat manusia berdasarkan kelahiran.  Oleh karena itu, Sidharta berusaha mencari jalan lain untuk mencapai moksa yang kemudian berhasil ia peroleh di Bodhgaya (tempat ia memperoleh penerangan agung). Pahamnya disebut agama Budha. Menurut agama Budha kesempurnaan (Nirwana) dapat dicapai setiap orang tanpa harus melalui bantuan pendeta/ kaum Brahmana. Setiap orang mempunyai hak dan kesempatan yang sama untuk mencapai kesempurnaan tersebut asalkan ia mampu mengendalikan dirinya sehingga terbebas dari samsara. Sidharta Gautama dikenal sebagai Budha atau seseorang yang telah mendapat pencerahan. Sidharta artinya orang yang mencapai tujuan. Sidharta disebut juga Budha Gautama yang berarti orang yang menerima bodhi.  KITAB SUCI Ajaran agama Budha dibukukan dalam kitab Tripitaka (dari bahasa Sansekerta Tri artinya tiga dan pitaka artinya keranjang). Kitab Tripitaka terdiri atas 3 kumpulan tulisan, yaitu :1. Sutta (Suttanata) Pitaka berisi kumpulan khotbah, pokok-pokok atau dasar ajaran sang Buddha2. Vinaya Pitaka berisi kodefikasi aturan-aturan yang berkenaan dengan kehidupan pendeta atau segala macam peraturan dan hukum yang menentukan cara hidup para pemeluknya.3. Abhrdharma Pitaka berisi filosofi (falsafah agama), psikologi, klasifikasi, dan sistematisasi doktrin  PERKEMBANGAN dan PERPECAHAN dalam AGAMA BUDHAPerkembangan Agama Budha mencapai puncaknya kejayaannya pada masa pemerintahan raja Ashoka dari Dinasti Maurya. Ia menetapkan agama Budha sebagai agama resmi negara. Dan berkembang cepat serta dapat diterima masyarakat India. Hal tersebut dikarenakan, sebagai berikut :1. Didukung oleh bahasa yang digunakan adalah bahasa Prakrit yaitu bahasa rakyat sehari-hari dan bukan bahasa Sansekerta yang hanya dimengerti oleh kaum Brahmana.2. Agama Budha bersifat non-eksklusif, artinya agama Budha bisa diterima siapa saja dan tidak mengenal pembagian masyarakat atas kasta.3. Tidak mengenal perbedaan hak antara pria dan wanita Setelah 100 tahun Sang Budha wafat timbul bermacam-macam penafsiran terhadap hakikat ajaran Budha. Perpecahan dalam agama Budha terjadi karena masing-masing mempunyai pandangan/ aliran sendiri. Diantaranya aliran yang terkenal yaitu Hinayana dan Mahayana. 1. Hinayana artinya kendaraan kecil. Menurut aliran ini tiap orang wajib berusaha sendiri untuk mencapai nirwana. Untuk mencapai Nirwana sangat tergantung pada usaha diri melakukan meditasi. Hinayana, lebih tertutup hanya mengejar pembebasan bagi diri sendiri. Yang berhak menjadi Sanggha adalah para biksu dan biksuni yang berada di Wihara. Ajarannya lebih mendekati Budha semula. Pengikutnya sebagian besar berada di daerah Srilanka, Myanmar (Birma), dan Muangtai.2. Mahayana artinya kendaraan besar. Mahayana, sifatnya terbuka. Penganut aliran ini mengajarkan pembebasan bagi diri sendiri serta bermisi pembebasan bagi orang lain. Setiap orang berhak menjadi Sanggha sejauh sanggup menjalankan ajaran dan petunjuk sang Budha. Jadi aliran Mahayana mengajarkan untuk mencapai Nirwana setiap orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat welas asih (belas kasih). Setiap manusia berusaha hidup bersama/ membantu setiap orang lain dalam mencapai Nirwana. Ajarannya sudah berbeda dengan ajaran Budha semula. Para pengikutnya sebagian besar ada di daerah Indonesia, Jepang, Cina, dan Tibet. KEMUNDURAN AGAMA BUDHAKemunduran agama Budha di India disebabkan karena :1. Setelah Asoka wafat (232 SM) tidak ada raja yang mau melindungi dan mengembangkan agama Budha di India.2. Agama Hindu berusaha memperbaiki kelemahan-kelemahannya sehingga pengikutnya bertambah banyak. PERSAMAAN dan PERBEDAAN AGAMA HINDU-BUDHA Persamaan Hindu dan Budha :-Sama-sama tumbuh dan berkembang di India-Selalu berusaha untuk meletakkan dasar-dasar ajaran kebenaran dalam kehidupan manusia di dunia ini. Diarahkan pada tindakan-tindakan yang dibenarkan oleh agama.-Tujuan untuk menyelamatkan umat manusia dari rasa kegelapan/ mengantarkan umat manusia untuk dapat mencapai tujuan hidupnya. Perbedaan Hindu dan Budha :HINDU BUDHAMuncul sebagai perpaduan budaya bangsa Aria dan bangsa Dravida Muncul sebagai upaya pencarian jalan lain menuju kesempurnaan yang dipimpin SidhartaKehidupan masyarakat dikelompokkan menjadi 4 golongan yang disebut Kasta (kedudukan seseorang dalam masyarakat diterima secara turun-temurun/didasarkan pada keturunan). Tidak diakui adanya kasta dan memandang kedudukan seseorang dalam masyarakat adalah sama. Dibenarkan untuk mengadakan korban Tidak dibenarkan mengadakan korbanKitab suci, WEDA Kitab Suci, TRIPITAKAMengakui 3 dewa tertinggi (Trimurti) Sidharta Gautama sebagai pemimpin agama BudhaAgama Hindu hanya dapat dipelajari oleh kaum pendeta/Brahmana Agama Budha dapat dipelajari dan diterima oleh semua orang tanpa memandang kastaAdanya pembedaan harkat dan martabat/hak dan kewajiban seseorang Tidak mengenal pembagian hak antara pria dan wanitaAgama Hindu hanya bisa dipelajari dengan menggunakan bahasa Sansekerta Agama Budha disebarkan pada rakyat dengan menggunakan bahasa PrakritKesempurnaan (Nirwana) dapat dicapai dengan bantuan pendeta Setiap orang dapat mencapai kesempurnaan asal dapat mengendalikan diri sehingga terbebas dari samsaraperkembangan agama dan kebudayaan hindu-budha kebudayaan dan agama hindu-budha pertama kali muncul di sekitar lembah sungai indus (shindu)india. wilayah inilah merupakan awal perkembangan peradaban budaya hindu-buddha.agama hindu yang ada di india ini mengenal sistem kasta.agahma hindu sebenarnya merupakan sinkretisme (percampuran)antara kepercayaan bangsa arya dengan kepercayaan dravida.sifatnya polytheisme yaitu percaya terhadap banyak dewa.tiap-tiap dewa merupakan lambang kekuatan terhadap alam,sehingga perlu disembah atau dipuja dan dihormati.ada beberapa dewa yang terkenal antara lain:*prativi sebagai dewa bumi.*surya sebagai dewa matahari*vayu sebagai dewa angin*varuna sebagai dewa lautagni sebagai dewa apisamsara adalah merupakan salah satu ajaran agama hindu yang menyatakan bahwa hidup di dunia ini merupakan suatu penderitaan atau kesengsaraakarma adalah merupakan perbuatan dari seseorang baik perbuatan baik maupun perbuatan buruk.sedangkan reinkarnasi adalah kelahiran kembali. 

HINDUISME: PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA; MUNCULNYA AGAMA HINDU

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, HINDUISME:, PERKEMBANGAN, AGAMA, HINDU, INDIA;, MUNCULNYA

Agama Hindu Di India

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Agama, Hindu, India

SEJARAH PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, SEJARAH, PERKEMBANGAN, AGAMA, HINDU, INDIA

SEJARAH PERKEMBANGAN AGAMA HINDU DI INDIA

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, SEJARAH, PERKEMBANGAN, AGAMA, HINDU, INDIA

Sejarah Perkembangan Agama Hindu - Materi Belajar

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Sejarah, Perkembangan, Agama, Hindu, Materi, Belajar

Sebutkan 4 Fase Perkembangan Agama Hindu Di India - Brainly.co.id

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Sebutkan, Perkembangan, Agama, Hindu, India, Brainly.co.id

Sejarah Perkembangan Agama Hindu Di India

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Sejarah, Perkembangan, Agama, Hindu, India

Proses Masuknya Agama Hindu-Budha Dari India

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Proses, Masuknya, Agama, Hindu-Budha, India

Masa Hindu Buddha Di Sumatera - Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Hindu, Buddha, Sumatera, Balai, Pelestarian, Cagar, Budaya, Jambi

Agama Hindu Di India Dan Negara Lain

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, Agama, Hindu, India, Negara

PERADAH INDONESIA KOTA SEMARANG: Sejarah Perkembangan Agama Hindu

Perkembangan Agama Hindu Di India : perkembangan, agama, hindu, india, PERADAH, INDONESIA, SEMARANG:, Sejarah, Perkembangan, Agama, Hindu